Korban Perkosaan
bingung Februari 15th, 2008Barusan membaca TKW korban perkosaan didetik kom, sedih dan pedih rasanya. Bagaimanapun juga, bila itu menimpa anak kita, saudara kita, keluarga kita atau teman kita tentunya rasa marah yang sangat bagi kita. Menyalahkan siapa kalau hal ini selalu terjadi dan selalu berulang? Belajar dari sejarah memang perlu, namun tampaknya pemerintah kita sering melupakan sejarah. Sering mendapat masalah dan segera lupa pada masalah, itulah hebatnya.
Sering berpikir juga, mengapa ibu-ibu muda dan gadis-gadis muda tersebut mau saja meninggalkan tanah airnya, padahal disana tidak aman. Tekanan ekonomi yang kuat serta keputus-asaan untuk berkompetisi lah yang mungkin menyebabkan hal tersebut. Memperoleh pekerjaan dan penghasilan yang layak saat ini dengan modal pas-pasan memang sesuatu yang mustahil. Tapi ya saya memang tidak bisa berbuat terhadap fenomena ini. Mungkin cukup berkomentar saja, seperti penonton bola.
Sekiranya posisi saya seperti orang-orang yang kudu pergi keluar negeri, kira-kira apa yang harus saya lakukan untuk tetap survive ditengah himpitan kebutuhan yang begitu beragam? dan Sekiranya posisi saya saat ini sebagai pemerintah mungkin juga akan bingung untuk menentukan skala prioritas mana yang sebaiknya saya dahulukan. Sudah jamak bahwa sekarang banyak orang mudah berkata-kata dan membuat bingung langkah pemerintah.
Bingung dan kasihan saya.
Februari 15th, 2008 at 10:08 am
Bingung?…ndodoklah dab!