Ndak ngerti aku!

Sudah ada 15 hari ini perasaan malas selalu mendera. Untuk melakukannya saja sepertinya tidak ada kemauan. Kemarin sudah mencoba untuk menulis, seperti hari-hari kemarin juga. Selesaipun tidak, hanya menjadi draft tulisan yang akhirnya tersembunyi didalam tas, teronggok disudut lemari, tersimpan didalam google document only. Mengapa untuk mencoba menjadikan sebuah proposal saja begitu sulitnya? Trauma? atau memang penyakit malas yang menjadi penyakit akut yang membuat aku seperti ini? Sepertinya hari ini kurang lebih seperti kemarin. Tidak ada apa-apa yang bisa kuhasilkan.

Membuat proposal hanya 3 lembar saja…. malas……… takut? nggak semangat? soalnya beberapa waktu lalu ditolak. Memang tidak enak ketika kita meminta lalu ditolak. Lalu apa ingin tetap seperti ini? tidak ingin perubahan?

Wis lah ora weruh!!!

Dipublikasi di bingung | 4 Komentar

Korban Perkosaan

Barusan membaca TKW korban perkosaan didetik kom, sedih dan pedih rasanya. Bagaimanapun juga, bila itu menimpa anak kita, saudara kita, keluarga kita atau teman kita tentunya rasa marah yang sangat bagi kita. Menyalahkan siapa kalau hal ini selalu terjadi dan selalu berulang? Belajar dari sejarah memang perlu, namun tampaknya pemerintah kita sering melupakan sejarah. Sering mendapat masalah dan segera lupa pada masalah, itulah hebatnya.

Sering berpikir juga, mengapa ibu-ibu muda dan gadis-gadis muda tersebut mau saja meninggalkan tanah airnya, padahal disana tidak aman. Tekanan ekonomi yang kuat serta keputus-asaan untuk berkompetisi lah yang mungkin menyebabkan hal tersebut. Memperoleh pekerjaan dan penghasilan yang layak saat ini dengan modal pas-pasan memang sesuatu yang mustahil. Tapi ya saya memang tidak bisa berbuat terhadap fenomena ini. Mungkin cukup berkomentar saja, seperti penonton bola.

Sekiranya posisi saya seperti orang-orang yang kudu pergi keluar negeri, kira-kira apa yang harus saya lakukan untuk tetap survive ditengah himpitan kebutuhan yang begitu beragam? dan Sekiranya posisi saya saat ini sebagai pemerintah mungkin juga akan bingung untuk menentukan skala prioritas mana yang sebaiknya saya dahulukan. Sudah jamak bahwa sekarang banyak orang mudah berkata-kata dan membuat bingung langkah pemerintah.

Bingung dan kasihan saya.

Dipublikasi di bingung | Tag , , | 1 Komentar

Saya anti Rasuah

Saya anti rasuah. Benarkah? hehehe… sulit untuk mengakui bahwasanya saya benar-benar bisa anti rasuah. Banyak hal yang membuat saya belum yakin mengenai kondisi diri ini. Waktu dulu masih kerja kantoran memang banyak sodoran amplop dan janji dari relasi yang saya tolak. Hal itu pun saya tolak karena bukannya saya orang baik, namun hanya karena perasaan yang tidak membolehkan saja. Dalam hati kecil sih ingin sekali menerima, tapi saya merasa bila menerima rasanya tidak ada kebanggaan yang bisa saya ceritakan pada anak dan istri saya. Tidak jarang uang dalam amplop diselipkan dalam proposal, kadang ada yang terang-terangan memberikan dan gilanya malam-malam pun kerumah untuk nyamperin saya. Iming-iming bussines trip juga dijanjikan, hadiah diberikan dll pokoknya menggiurkan. Saya bukan orang baik, hanya takut pada hukuman sebenarnya. Hukuman dari keluarga, maupun instansi saya dulunya juga bila berhubungan dengan hukum positif dinegara ini. Padahal, siapa sih nggak mau duit???

 

Akhirnya agar relasi saya tidak merasa tersinggung dan putus asa dengan saya, ada beberapa perkecualian yang bisa saya terima. Ini pun sudah melewati pergumulan batin yang sangat kuat. Hal hal yang bisa saya terima ini pun saya toleransikan menurut selera saya sendiri. Hal-hal yang bisa saya terima adalah sebagai berikut :

 

  • Tawaran makan pagi atau makan siang. Ya, kenapa tidak? ajakan makan kan tidak seberapa. lagian masa iya para relasi akan mengungkit hal tersebut dengan berkata : Pak tolong dong diapprove proposal saya. Saya kan sudah mentraktir makan buat bapak. Nggak lucu kan.

  • Pemberian tiket pesawat. Tidak jarang ada beberapa relasi yang dahulunya sering mencoba memberikan tiket pesawat untuk berlibur, pada mulanya saya tolak. Tapi setelah pikir punya pikir, dan dampak conflict of interestnya terhadap pekerjaan tidak begitu besar. Akhirnya saya terima.

  • Pemberian uang. No no no saya tidak mau menerima uang, tapi saya pernah menerima pemberian hand phone (senilai 2.5 juta). Tapi ya berhubung yang memberikan kepada saya sudah memberikan jasa kepada saya, dan sudah seperti saudara ya apa boleh buat. Gimana lagi? menolak malah jadi musuh nantinya. Intinya kan tidak membelokkan alur kebenaran.

Kira-kira gimana ya, apa saya bisa dikatakan Anti Rasuah?

Dipublikasi di bingung | Tag , , | 2 Komentar

Orang Goblog

Ceh.. saya ini kok makin lama ko makin tambah goblog ya… Sepertinya apa aja susah diucapkan. Kalo dibilang ya seperti komputer yang memorinya udah cekak. Kayaknya kalo mbayangkan sih banyak kalimat yang bisa diucapkan, tapi pas kalo diucapkan susah banget ngeluarkannya. Seperti lost memori. Payah, jan tenan ki. Apa karena dah lama nganggur nggak kerja kantoran apa ya, kok jadi lemot gini otak. Padahal membaca banyak hal setiap harinya, bacaan juga nggak bacaan lokal tok. Tapi kok ya piye iki. Jan ngisin-ngisini kalo seperti ini terus. Ada yang tahu, saya kudu bagaimana????

Kegiatan sehari-hari baca internet,  baca buku dan dalam sebulan minimal jadi fasilitator buat orang-orang. Apa yang sedang terjadi pada diriku ya????

Dipublikasi di bingung | Tag , | Tinggalkan Komentar